Bentuk orbital s (spherical) untuk l=0 lihat di http://www.uky.edu/~holler/html/s.html
Bentuk orbital p (principal) untuk l=1 lihat di http://www.uky.edu/~holler/html/p.html
Bentuk orbital d (diffuse) untuk l=2 lihat di http://www.uky.edu/~holler/html/d.html
Bentuk orbital f (fundamental) untuk l=3 lihat di http://www.uky.edu/~holler/html/f.html
Bentuk orbital g untuk l=4 lihat di http://www.uky.edu/~holler/html/g.html
Diagram orbital dari bilangan kuantum azimuth digambarkan sesuai jumlah suborbital bilangan kuatum magnetiknya dan dilengkapi dengan jumlah elektron tertentu dan arah spin yang disepakati.
Ada 3 metode yang dapat digunakan untuk membuat diagram orbital.
Metode Garis
Metode Lingkaran
Metode Kotak
Diagram l=0 (orbital s) terdiri dari 1 ruang
Diagram l=1 (orbital p) terdiri dari 3 ruang
Diagram l=2 (orbital d) terdiri dari 5 ruang
Diagram l=3 (orbital f) terdiri dari 7 ruang