Elektron valensi adalah elektron terakhir pada deret konfigurasi elektron. Jumlah elektron ini menggunakan pola blok terakhir s, sp, sd, atau sf.
Hanya atom netral yang memiliki periode dan golongan, sedangkan atom bermuatan/ion tidak. Oleh karena itu konfigurasi ion harus dikembalikan ke bentuk atom netralnya agar mengetahui periode dan golongannya.
Periode adalah baris dalam Tabel Periodik. Periode menunjukkan bilangan kuantum utama terbesar dalam atom tersebut.
Golongan adalah kolom dalam Tabel Periodik. Golongan menunjukkan bilangan kuantum azimuth yang dimiliki oleh elektron valensi yang mencirikan karakteristik kimiawi suatu atom. Ada dua cara pemberian nomor golongan yang umum digunakan yaitu cara IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) dan ACS (American Chemical Society).
Metode IUPAC menggolongan menjadi golongan A (utama) dan golongan B (transisi). Golongan utama untuk blok s dan p. Golongan transisi untuk blok d dan f. Penulisannnya menggunakan angka romawi. Metode ACS memberi nomor 1 hingga 18 dari kiri ke kanan tabel periodik. Kesamaan keduanya adalah untuk atom-atom blok f digolongan secara terpisah. Blok 4f disebut deret lantanida sedangkan blok 5f disebut deret aktinida.